Pusat Grosir Barang Pecah Belah, Plastik Rumah Tangga & Alat Dapur Pasar Turi Surabaya - Jln. Dupak 63 / Pertokoan Mutiara Dupak C-22, 031-5469330 / 031-72518084 / 081938685700 / 082143438684 / PIN BBM = 228B81D4 / 761901DA
Sifat Dasar Usaha: Pabrikan, Dagang dari kategori Kebutuhan Rumah Tangga

Penjelasan Ringkas

Perusahaan kami bergerak di bidang distribusi barang pecah belah, plastik rumah tangga, peralatan dapur ( kitchen wares) , perlengkapan rumah tangga ( house wares / home appliances) dan kebutuhan industri ( industrial wares) lebih dari 30 tahun di Pasar Turi, Surabaya. Kami menjual barang-barang produksi lokal dan impor seperti barang-barang aluminium, kaca, plastik, stainless steel, perkakas, dll. dengan harga dan kuantiti partai ( grosir) untuk dijual kembali yang mengun toeng kan pelanggan di market.

Beberapa merek barang yang kami jual adalah Hock, Lion Star, Maspion, Global Eagle, Green Leaf, Dian Sari, Owl Plast, Technoplast, Bull Star dan masih banyak lagi. Untuk informasi lebih lengkap bisa dilihat pada halaman Katalog Produk kami atau bisa langsung datang ke kantor kami pada hari Senin - Sabtu pada pukul 10: 00 - 17: 00 WIB di jalan Dupak 63, kompleks pertokoan Mutiara Dupak C-22, Surabaya. Lokasi kami bukan berada di dalam Dupak Grosir ( DG) dan bukan di dalam Pusat Grosir Surabaya ( PGS) .

Dengan dukungan supplier lokal dan nasional, kami siap untuk memenuhi kebutuhan usaha anda. Kontak kami segera untuk berbisnis dengan kami.

Kami juga melayani kebutuhan hotel, rumah sakit, cafe, restoran & katering. Untuk pemesanan produk dapat dilakukan via telepon, short message service ( SMS) , Yahoo! Messenger, Blackberry Messenger ( BBM) dengan sistem pembayaran cash ( transfer bank / kontan) . Pembayaran dapat dilakukan setelah mendapat konfirmasi dari kami atas ketersediaan jumlah produk yang dibutuhkan. Apabila anda serius, dimohon untuk tidak mengirimkan e-mail kepada kami tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu.
Ingin menghubungi perusahaan ini?
atau
Permintaan Anda akan disimpan di "Surat Bisnis".